kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.035   -22,00   -0,12%
  • IDX 5.147   149,99   3,00%
  • KOMPAS100 658   26,73   4,24%
  • LQ45 513   24,10   4,93%
  • ISSI 176   4,05   2,35%
  • IDX30 288   14,79   5,41%
  • IDXHIDIV20 378   21,05   5,90%
  • IDX80 76   3,23   4,46%
  • IDXV30 106   4,93   4,90%
  • IDXQ30 95   5,60   6,24%

Dolar AS kembali terdesak euro


Rabu, 24 Juli 2013 / 06:30 WIB
ILUSTRASI. 4 Tips Jitu untuk Membantu Anak Mencegah dan Mengatasi Mimpi Buruk


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Nilai tukar dolar Amerika Serikat melemah pada hari Selasa (23/7) atau jatuh ke level terendah satu bulan terhadap mata uang euro. Investor gamang dengan sikap Federal Reserve yang dinilai lamban melakukan pengurangan pembelian aset.

Euro naik menjadi US$ 1,3238, level tertinggi sejak 21 Juni. Kemudian nilai tukar itu naik menjadi US$ 1,3225, atau naik 0,3% hari ini (23/7) atau kenaikan ketiga selama tiga hari berturut-turut.

Sebelumnya, Ketua Fed, Ben Bernanke mengatakan kepada anggota parlemen pekan lalu, bahwa bank sentral AS itu ingin mengurangi program pembelian obligasi besar-besaran akhir tahun ini, namun ia akan mengubah rencana itu jika prospek ekonomi berubah.

"Dolar dalam periode yang tenang seperti saat ini, pedagang mengurangi membeli setelah penyampaian dari Bernanke pekan lalu,” kata Brian Dangerfield, ahli strategi mata uang dari RBS Securities di Stamford, Connecticut.

Sebelumnya, investor telah mengumpulkan dolar beberapa bulan terakhir setelah Bernanke melontarkan wacana pembatasan stimulus. Jika The Fed menurunkan pembelian obligasi, maka bank sentral AS tidak bisa membanjiri pasar dengan dolar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×