kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.616
  • SUN103,52 -0,01%
  • EMAS601.968 -0,33%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Data inflasi mengecewakan, aussie tertekan di hadapan euro

Selasa, 06 Februari 2018 / 21:07 WIB

Data inflasi mengecewakan, aussie tertekan di hadapan euro
ILUSTRASI. Uang dollar australia
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasangan mata uang EUR/AUD dalam tren penguatan. Wajar, ekonomi zona Uni Eropa masih kuat dan telah memberi sinyal penyudahan belanja stimulus setelah bulan September tahun ini. Di pasar spot pada Selasa (6/2), pasangan EUR/AUD naik 0,41% ke 1,5763.

Analis Monex Investindo Futures Putu Agus Pransuamitra melihat perekonomian zona euro currency masih kekar dan menjadi juara dibandingkan mata uang global lainnya, akibatnya belanja stimulus surat utangnya diperkirakan bisa berakhir tahun ini di bulan September. "Setelah agenda stimulus selesai, maka akan ada kenaikan suku bunga," jelas Putu kepada KONTAN.

Gubernur Bank Sentral Eropa Mario Draghi memang belum mengkonfirmasi agenda kenaikan suku bunga, namun sejumlah pejabat tengah beringsut menyuarakan potensi apresiasi tersebut dan membuat pasar cenderung hawkish pada pasar Eropa.

Hal ini berbanding terbalik dengan Australia yang telah mengonfirmasi posisi suku bunga stabil di 1,5% pada rapat gubernur bank sentralnya hari ini.

Bank Sentral Australia (RBA) telah menyepakati mempertahankan suku bunga di level 1,5% lantaran kinerja pertumbuhan ekonomi Australia di 1,9% di bulan Desember masih jauh dari target 2%-3%. Apalagi, rilis neraca dagang Desember dan penjualan ritelnya relatif mengecewakan dan semakin menekan peluang penguatan dollar Ozzie.

Padahal bila ditilik lebih dalam, pada neraca dagang Australia, impornya tertera naik 6% dan ekspor naik hingga 1,6%. Kenaikan impor ini sebenarnya memberi indikasi aktifnya perekonomian, namun pasar lebih khawatir dengan posisi inflasinya. "Yang jelas rilis inflasi yang paling pengaruhi Aussie, karena potensi kenaikan suku bunga jadi bisa teredam," jelas Putu.

Untuk perdagangan Rabu (7/2) Putu melihat potensi koreksi teknikal karena pasangan ini sudah menguat terlalu tajam. Hal ini terlihat dari gerak positif pada indikator moving average (MA) 50, MA 100 dan MA 200 serta indikator moving average convergence divergence (MACD) yang positif di area 0,007.

Namun ada juga sinyal jenuh beli dari indikator stochastic di level 93 dan relative strenght index di level 84. Putu merekomendasikan buy on dips dengan support 1,5650 - 1,5610 - 1,5570 dan resistance 1,5835 - 1,5880 - 1,5920.


Reporter Tane Hadiyantono
Editor : Yudho Winarto

AUSTRALIAN DOLLAR (AUD)

Berita terbaru Investasi

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]