: WIB    —   
indikator  I  

Aliran dana asing jadi obat kuat bagi rupiah

Aliran dana asing jadi obat kuat bagi rupiah

JAKARTA. Ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta mengatakan, aliran dana asing ke aset berdenominasi rupiah menjadi salah satu faktor yang terus mendorong mata uang domestik terapresiasi terhadap dollar AS.

"Aliran dana asing meningkat, itu terlihat dari penurunan yield surat utang negara (SUN) serta kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG), kondisi itu membawa rupiah terapresiasi," katanya, dikutip dari Antara, Senin (20/3).

Ia menambahkan efek hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 14-15 Maret 2017 lalu yang lebih "dovish" dari ekspektasi pasar membuat laju dollar AS cenderung tertahan.

Kendati demikian, menurut dia, performa rupiah relatif masih kalah dibanding apresiasi kurs rekan dagang utama lainnya. Diharapkan sentimen positif dari harapan kenaikan peringkat utang Indonesia oleh Standard & Poor's (S&P) yang masih kuat sehinga menjaga fluktuasi rupiah di area positif.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa dolar AS masih bergerak lesu di sesi perdagangan Asia pada awal pekan ini (20/3) setelah pekan lalu Federal Reserve memberikan pedoman suku bunga yang "dovish".

"Proyeksi laju kenaikan suku bunga The Fed yang lebih rendah dari ekspektasi pasar menjadi faktor utama penekan dolar AS," katanya.

Awal pekan Senin (20/2), rupiah pasar spot ke level Rp 13.323 per dollar AS menguat 0,16% dari penutupan pekan kemarin Rp 13.345 per dollar AS pukul 10.11 WIB.

Senada, rupiah pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) 13.329 per dollar AS atau menguat 0,10% dari posisi sebelumnya Rp 13.342 per dollar AS.


Reporter Yudho Winarto

RUPIAH HARI INI

Feedback   ↑ x
Close [X]