kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Yen perkasa terkerek data PDB Jepang


Senin, 12 Agustus 2013 / 07:54 WIB
Yen perkasa terkerek data PDB Jepang
ILUSTRASI. Pekerja melintas di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (11/3/2022). ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Posisi yen semakin perkasa pada transaksi hari ini (12/8). Bahkan, penguatan mata uang Negeri Sakura ini merupakan yang paling perkasa dalam tujuh pekan terakhir.

Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 08.55 waktu Tokyo, yen menguat 0,2% menjadi 96,03 per dollar AS. Sekadar mengingatkan, pada 8 Agustus lalu, yen sempat menembus posisi 95,81 per dollar AS, yang merupakan level paling perkasa sejak 19 Juni lalu.

Sementara, jika berhadapan dengan euro, yen menguat 0,2% menjadi 128,16 per euro. Posisi euro sendiri tak banyak mencatatkan perubahan di level US$ 1,3341.

Penguatan yen Jepang berkaitan erat dengan data Produk Domestik Bruto Jepang yang baru saja dirilis pagi ini.

Asal tahu saja, perekonomian Jepang mencatatkan perlambatan melampaui prediksi pelaku pasar pada kuartal kedua tahun ini. Berdasarkan data yang dirilis Cabinet Office pada hari ini (12/8), tingkat Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang hanya naik 2,6% di kuartal dua. Padahal, pada kuartal sebelumnya, PDB Jepang berhasil tumbuh 3,8%.

Sebagai perbandingan, 32 ekonom yang disurvei Bloomberg News memprediksi kenaikan sebesar 3,6%. Sementara, jika tidak disesuaikan dengan perubahan harga, nominal pertumbuhan PDB tumbuh sebesar 2,9%.

Perlambatan ekonomi Jepang ini disebabkan oleh penurunan penjualan perumahan dan investasi bisnis.

"PDB merupakan salah satu data yang dapat mempengaruhi yen. Data yang positif akan memberatkan posisi dollar-yen karena akan menyebabkan BOJ menahan diri untuk melakukan pelonggaran kebijakan," papar Sean Callow, senior currency strategist Westpac Banking Corp di Sydney.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×