kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Yen kembali bertenaga


Jumat, 21 Desember 2012 / 07:29 WIB
ILUSTRASI. Ini saham-saham net sell terbesar asing saat IHSG rebound pada Kamis (9/9)


Reporter: Noor Muhammad Falih | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Valas yen Jepang menguat seiring keputusan Bank of Japan (BoJ) yang mempertahankan target inflasi 1%. Yen sempat tertekan oleh spekulasi inflasi akan naik dengan terpilihnya Shinzo Abe sebagai Perdana Menteri Jepang yang baru.

Pasangan EUR/JPY, kemarin (20/12) pukul 17.45 WIB, terkoreksi 0,35% menjadi 111,25 dibanding sehari sebelumnya. Pairing USD/JPY juga melemah 0,52% menjadi 83,97 dan pasangan AUD/JPY turun 0,38% menjadi 88,128.

Valas yen belakangan tertekan akibat sentimen penggelontoran stimulus agresif yang dibawa oleh Abe. Apalagi BoJ juga meningkatkan stimulus untuk membeli obligasi sebesar ¥ 10 triliun menjadi ¥ 76 triliun.

Dealer Forex Bank Rakyat Indonesia (BRI), Taufan Tito, mengatakan, Jepang memang masih berkutat dengan rencana stimulus tersebut. Kebijakan tersebut guna membeli obligasi perusahaan-perusahaan Jepang agar perusahaan dapat berekspansi dan meningkatkan ekspor.

“Pengaruh untuk perekonomian Jepang sangat positif, namun itu bisa membuat yen melemah karena yen akan dicetak lebih banyak,” ungkap Taufan.

Sementara, USD tertekan oleh ketidakjelasan perundingan pencegahan fiscal cliff antara Presiden AS Barack Obama dan Kongres AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×