kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Wow, Laba Bersih Adaro Energy (ADRO) Melesat 457% di Kuartal I-2022


Kamis, 05 Mei 2022 / 08:53 WIB
Wow, Laba Bersih Adaro Energy (ADRO) Melesat 457% di Kuartal I-2022
ILUSTRASI. Laba bersih Adaro Energy Indonesia (ADRO) melonjak di kuartal I-2022


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) berhasil mencetak kinerja mentereng di tiga bulan pertama 2022. Emiten tambang batubara ini membukukan laba bersih senilai US$ 400,07 juta sepanjang kuartal pertama 2022.

Asal tahu saja, jumlah tersebut melesat 457,6% dari laba bersih di periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya US$ 71,74 juta.

Naiknya laba bersih ADRO sejalan dengan kenaikan kinerja topline. Emiten yang dinakhodai oleh Garibaldi ‘Boy’ Thohir ini membukukan pendapatan senilai US$ 1,22 miliar, naik 77,13% dari pendapatan di kuartal pertama 2021 yang hanya US$ 691,97 juta.

Secara rinci, sebanyak US$ 1,18 miliar merupakan pendapatan dari penjualan batubara kepada pihak ketiga, dengan porsi penjualan ekspor sebanyak US$ 971,31 juta dan domestik sebanyak US$ 210,98 juta. Kemudian, ada pendapatan dari jasa pertambangan domestik senilai US$ 26,68 juta, serta pendapatan lain-lain senilai US$ 10,05 juta.

Baca Juga: Volume Penjualan Adaro Minerals (ADMR) Naik 15% di Kuartal I-2022

Adapun pelanggan yang memiliki transaksi pendapatan lebih dari 10% dari total pendapatan usaha konsolidasian yakni TNB Fuel Services Sdn. Bhd. dengan nilain US$ 127,61 juta.

Di sisi lain, sejumlah beban yang ditanggung ADRO juga mendaki. Beban pokok pendapatan misalnya, naik 23,9% menjadi US$ 622,78 juta dari sebelumnya US$ 502,19 juta.

Sejalan, Beban usaha naik 45,11% menjadi US$ 66,62 juta. Namun, ADRO membukukan pendapatan lain-lain neto senilai US$ 19,15 juta dari sebelumnya menanggung beban lain-lain senilai USS$ 10,29 juta

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×