kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.918.000   -22.000   -0,75%
  • USD/IDR 16.859   17,00   0,10%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Wijaya Karya (WIKA) Catat Nilai Kontrak Rp 724 Miliar per Januari 2026


Selasa, 17 Februari 2026 / 14:21 WIB
Wijaya Karya (WIKA) Catat Nilai Kontrak Rp 724 Miliar per Januari 2026
ILUSTRASI. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) (DOK/PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA))


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatat raihan nilai kontrak Rp 724 miliar sepanjang Januari 2026.

Corporate Secretary PT Wijaya Karya Tbk Ngatemin alias Emin mengatakan, capaian tersebut berasal dari berbagai lini bisnis, termasuk anak perusahaan.

“Fokus kami pada proyek-proyek yang memiliki pola pembayaran monthly progress, dan mendukung keberlanjutan kinerja perusahaan,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Kabar Baik, Gugatan PKPU Wijaya Karya (WIKA) dari Abacurra Dicabut

Terkait rencana target merger BUMN karya pada pertengahan tahun 2026, Emin bilang, WIKA saat ini fokus pada upaya menjaga kinerja operasional, melakukan peningkatan tata kelola dan digitalisasi, serta inovasi metode kerja untuk mendukung penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan. 

Hal itu dilakukan agar merger bisa terlaksana sesuai target yang ditentukan. Sehingga, nantinya bisnis WIKA siap dan relevan dengan kebijakan yang diambil oleh stakeholder utamanya.

“Apapun keputusan yang nantinya diambil, kami meyakini tentunya hal ini sudah melalui berbagai aspek kajian, termasuk aspek keberlanjutan,” ungkapnya.

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Targetkan Pertumbuhan Nilai Kontrak 15% di Tahun 2026

Selain itu, WIKA pun menyambut baik rencana Pemerintah dan Danantara dalam upaya penyelesaian utang Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) alias Whoosh. 

“Saat ini, perseroan masih menunggu detail dari skema yang akan diambil Pemerintah maupun Danantara terkait rencana tersebut,” paparnya.

Selanjutnya: Pelayaran Nasional (ELPI) Akan Gelar Rights Issue, Terbitkan 2,03 Miliar Saham Baru

Menarik Dibaca: Cara Berbagi dan Mengatur Keuangan di Tahun Kuda Api ala Blu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×