kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Waspadai profit taking pada IHSG hari ini


Jumat, 15 Desember 2017 / 07:16 WIB


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di level 6.113,65. IHSG ditutup menguat 0,98%, Kamis (14/12).

Kepala Riset OSO Sekuritas Riska Afriani menilai, keputusan The Federal Reserve menaikkan suku bunga memberikan kepastian untuk pasar. Kenaikan ini juga dibarengi dengan langkah Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga. "Artinya BI tetap percaya diri terhadap perekonomian Indonesia, sesuai dengan ekspektasi pasar" ujar Riska.

Selain itu, kenaikan IHSG juga tak lepas dari aksi window dressing. Hal ini terlihat dari munculnya saham-saham perbankan yang menjadi penggerak IHSG.

Analis Senior Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, sentimen yang akan muncul pada perdagangan Jumat (15/12) cenderung tak jauh berbeda. Nilai tukar rupiah diprediksi masih flat. Namun, pasar patut waspada akan terjadinya aksi profit taking.

Riska juga menilai, ada potensi koreksi karena profit taking wajar pada perdagangan hari ini. Menurut Riska, IHSG akan berada di rentang 6.070–6.119. Lalu, Reza memproyeksi IHSG akan menguji level support 6.080–6.095, dan resistance di 6.120–6.125.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×