kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Waspada net sell asing


Kamis, 30 Mei 2013 / 06:14 WIB
ILUSTRASI. Ketahui 4 Manfaat Spirulina untuk Perawatan Wajah


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat. Rabu (29/5), IHSG naik 0,47% di 5.200,69. Ini seiring dengan indeks MSCI Asia Pasific yang naik 0,2% ke 137,39. Meski IHSG menguat, asing melakukan jual bersih (net sell) sebanyak Rp 888 miliar.

Setiawan Efendi, analis Phintraco Securities berpendapat, net sell asing bisa membuat IHSG kembali jatuh, hari ini. Sebab, menurut dia, volatilitasnya sudah besar. Sehingga berpotensi melemahkan IHSG.

Hal itu juga didukung dengan faktor teknikal. Menurut Setiawan, indikator stochastic sudah overbought memberi sinyal melemah. Begitu juga dengan RSI yang negatif. Bursa Eropa yang melemah juga bisa berimbas pada IHSG, hari ini.

Muhammad Alfatih, analis Samuel Sekuritas Indonesia, memperkirakan, IHSG masih akan menguat. Sentimen kenaikan harga BBM bersubsidi, menurut dia, justru disambut baik oleh pasar. "Neraca pemerintah akan menjadi lebih sehat," jelas dia. Sementara itu, data Amerika Serikat (AS) yang positif juga akan menguatkan indeks.

Alfatih yakin, IHSG bisa naik ke 5.150-5.220. Sedangkan, Setiawan menebak, IHSG akan turun di kisaran 5.146-5.238.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×