kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Wall Street terseret anjloknya harga minyak


Kamis, 13 Juni 2019 / 06:07 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street turun di hari kedua akibat penurunan saham-saham sektor perbankan dan energi. Rabu (12/6), Dow Jones Industrial Average turun 0,17% ke 26.004,83.

Indeks S&P 500 tergerus 0,20% ke 2.879,84. Nasdaq Composite terkoreksi 0,38% ke 7.792,72.

Penurunan harga minyak west texas intermediate (WTI) yang mencapai 4% kemarin ikut menyeret penurunan harga saham-saham sektor energi. Indeks saham sektor energi kemarin turun 1,4%. 

Asal tahu, kemarin harga minyak WTI untuk pengiriman Juli 2019 merosot 4% ke US$ 51,14 per barel akibat kenaikan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang tak terduga.

Sentimen negatif lainnya adalah data harga konsumen AS yang naik 0,1% pada bulan Mei. Angka ini sejalan dengan ekspektasi yang menunjukkan inflasi moderat. Kondisi ini menimbulkan dukungan yang makin kuat agar Federal Reserve menurunkan suku bunga acuan.

Bank sentral AS akan menggelar rapat pada 18-19 Juni mendatang. Pasar memperkirakan, bank sentral AS akan dua kali memangkas suku bunga hingga tutup tahun 2019. "Investor tidak ingin naik tinggi menjelang pertemuan pekan depan," kata Michael James, managing director of equity trading Wedbush Securities kepada Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×