kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.203   18,00   0,10%
  • IDX 5.173   -93,43   -1,77%
  • KOMPAS100 668   -14,76   -2,16%
  • LQ45 525   -8,41   -1,58%
  • ISSI 174   -4,80   -2,68%
  • IDX30 295   -4,31   -1,44%
  • IDXHIDIV20 395   -4,86   -1,22%
  • IDX80 77   -1,66   -2,10%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 99   -1,25   -1,24%

Wall Street terseret anjloknya harga minyak


Kamis, 13 Juni 2019 / 06:07 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street turun di hari kedua akibat penurunan saham-saham sektor perbankan dan energi. Rabu (12/6), Dow Jones Industrial Average turun 0,17% ke 26.004,83.

Indeks S&P 500 tergerus 0,20% ke 2.879,84. Nasdaq Composite terkoreksi 0,38% ke 7.792,72.

Penurunan harga minyak west texas intermediate (WTI) yang mencapai 4% kemarin ikut menyeret penurunan harga saham-saham sektor energi. Indeks saham sektor energi kemarin turun 1,4%. 

Asal tahu, kemarin harga minyak WTI untuk pengiriman Juli 2019 merosot 4% ke US$ 51,14 per barel akibat kenaikan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang tak terduga.

Sentimen negatif lainnya adalah data harga konsumen AS yang naik 0,1% pada bulan Mei. Angka ini sejalan dengan ekspektasi yang menunjukkan inflasi moderat. Kondisi ini menimbulkan dukungan yang makin kuat agar Federal Reserve menurunkan suku bunga acuan.

Bank sentral AS akan menggelar rapat pada 18-19 Juni mendatang. Pasar memperkirakan, bank sentral AS akan dua kali memangkas suku bunga hingga tutup tahun 2019. "Investor tidak ingin naik tinggi menjelang pertemuan pekan depan," kata Michael James, managing director of equity trading Wedbush Securities kepada Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×