CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.553   24,00   0,14%
  • IDX 6.664   -13,89   -0,21%
  • KOMPAS100 876   -0,45   -0,05%
  • LQ45 663   -1,37   -0,21%
  • ISSI 234   -0,34   -0,15%
  • IDX30 368   -1,00   -0,27%
  • IDXHIDIV20 457   -0,36   -0,08%
  • IDX80 100   -0,02   -0,02%
  • IDXV30 127   0,20   0,16%
  • IDXQ30 118   -0,38   -0,32%

Wall Street meriang karena Twitter


Rabu, 07 Mei 2014 / 04:48 WIB
ILUSTRASI. Hampers Natal berupa paket kue Natal bisa menjadi ide hampers Natal menarik untuk dikirim ke teman dan saudara.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Wall Street masih memberikan sinyal merah pada penutupan transaksi tadi malam (6/5) di New York. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 turun 0,9% menjadi 1.867,72. Ini merupakan penurunan terbesar dalam tiga pekan terakhir.

Sementara itu, Nasdaq Composite Index tergerus 1,4%. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,8% menjadi 16.401,02.

Penurunan yang terjadi pada bursa AS dipicu oleh aksi jual saham-saham berbasis internet. Salah satunya adalah saham Twitter Inc yang terjungkal hingga 18%. Selain itu, sektor finansial juga menurun yang dipimpin oleh saham American International Group Inc yang turun 4,1%.

Pergerakan saham lain yang juga turut mempengaruhi indeks di antaranya: Netflix Inc yang turun 4,1%, Amazon.com Inc turun 4%, dan Discovery Communications Inc yang turun 3,9%.

"Langkah market cukup berat. Banyak sekali saham yang berisiko, khususnya saham teknologi. Selain itu, sektor finansial juga tengah mengalami tekanan," jelas Bill Schultz, chief investment officer McQueen Ball & Associates di Bethelem, Pennsylvania. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×