kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Wall Street meriang karena Twitter


Rabu, 07 Mei 2014 / 04:48 WIB
ILUSTRASI. Hampers Natal berupa paket kue Natal bisa menjadi ide hampers Natal menarik untuk dikirim ke teman dan saudara.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Wall Street masih memberikan sinyal merah pada penutupan transaksi tadi malam (6/5) di New York. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 turun 0,9% menjadi 1.867,72. Ini merupakan penurunan terbesar dalam tiga pekan terakhir.

Sementara itu, Nasdaq Composite Index tergerus 1,4%. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,8% menjadi 16.401,02.

Penurunan yang terjadi pada bursa AS dipicu oleh aksi jual saham-saham berbasis internet. Salah satunya adalah saham Twitter Inc yang terjungkal hingga 18%. Selain itu, sektor finansial juga menurun yang dipimpin oleh saham American International Group Inc yang turun 4,1%.

Pergerakan saham lain yang juga turut mempengaruhi indeks di antaranya: Netflix Inc yang turun 4,1%, Amazon.com Inc turun 4%, dan Discovery Communications Inc yang turun 3,9%.

"Langkah market cukup berat. Banyak sekali saham yang berisiko, khususnya saham teknologi. Selain itu, sektor finansial juga tengah mengalami tekanan," jelas Bill Schultz, chief investment officer McQueen Ball & Associates di Bethelem, Pennsylvania. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×