kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Wah, rupiah bersiap naik


Senin, 05 September 2016 / 06:50 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang buruk menjadi suntikan tenaga bagi rupiah. Di pasar spot, Jumat (2/8) nilai tukar rupiah terangkat 0,16% ke level Rp 13.247 per dollar AS dibanding hari sebelumnya. Di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah menguat tipis 0,06% ke level Rp 13.261.

Resti Afiadinie, Research and Analyst Divisi Tresuri Bank BNI, mengatakan, pemicu utama kenaikan rupiah adalah deflasi Indonesia bulan Agustus.

"Data sektor tenaga kerja AS yang buruk akan menghantam USD dan menjadi sumber kekuatan rupiah," jelasnya.

Data tenaga kerja AS menjadi indikator utama bagi The Fed dalam menimbang kenaikan suku bunga. "Dukungan penguatan akan semakin kokoh jika cadangan devisa bertambah," ujar Resti.

Albertus Christian, Senior Research and Analyst Monex Investindo Futures, menambahkan, pelemahan USD bisa mendorong kenaikan harga minyak. Rupiah sebagai salah satu mata uang berbasis komoditas bisa ikut mengkilap.

Christian memperkirakan, nilai tukar rupiah hari ini akan menguat di Rp 13.180 - Rp 13.350. Resti memprediksi, rupiah bisa menguat Rp 13.200 - Rp 13.270.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×