kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Waduh, ASII menyumbang 20 poin penurunan IHSG!


Kamis, 25 April 2013 / 16:14 WIB
ILUSTRASI. Proyeksi pergerakan rupiah pada Selasa (16/11)


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kehilangan 17,08 poin di sepanjang sesi II. Itu artinya, posisi terakhir indeks saat ini adalah 4.994,52.

Aksi jual sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi salah satu pemicu penurunan indeks. Siapa saja mereka? Berikut adalah tiga di antaranya:

- PT Astra International Tbk (ASII)

Saham ASII menyumbang penurunan indeks sebesar 20,45 poin yang diakibatkan oleh penurunan saham sebesar 5,77% menjadi Rp 7.350. Tiga sekuritas yang paling banyak melepas saham ini yaitu: Macquarie Capital Securities senilai Rp 102,011 miliar, UBS Securities senilai Rp 93,922 miliar, dan RHB OSK Securities senilai Rp 80,212 miliar.

- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

Saham TLKM menyumbang penurunan indeks sebesar 3,3 poin yang diakibatkan oleh penurunan saham sebesar 1,26% menjadi Rp 11.800. Tiga sekuritas yang paling banyak melepas saham ini yaitu: Macquarie Capital senilai Rp 30,049 miliar, Deutsche Securities senilai Rp 28,986 miliar, dan Citigroup Securities senilai Rp 21,744 miliar.

- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

Saham INTP menyumbang penurunan indeks sebesar 2,27 poin yang diakibatkan oleh penurunan saham sebesar 2,15% menjadi Rp 25.000. Tiga sekuritas yang paling banyak melepas saham ini yaitu: JPMorgan Securities senilai Rp 18,085 miliar, CLSA Indonesia senilai Rp 15,591 miliar, dan Credit Suisse Securities senilai Rp 10,868 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×