kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Volume penjualan batubara, kikis kinerja Adaro


Jumat, 22 Maret 2013 / 06:36 WIB
ILUSTRASI. Ini harga motor bekas Honda Scoopy FI makin murah per Oktober 2021 cuma Rp 7 jutaan. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/14/07/2014


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Harga batubara yang melandai melemahkan kinerja PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sepanjang tahun lalu. Pendapatan Adaro turun 6,6% menjadi US$ 3,72 miliar sementara laba bersih ADRO turun 30,6% menjadi US$ 383 juta. "Usaha kami dipengaruhi oleh pasar batubara dunia sehingga tidak dapat terhindar dari dampak pelemahan harga batubara di 2012," jelas Garibaldi Thohir, Presiden Direktur Adaro dalam rilis Rabu (20/3).

Volume penjualan dan harga rata-rata Adaro sepanjang tahun lalu memang menurun. Lihat saja, produksi Adaro turun 1% ketimbang tahun lalu menjadi 47,2 juta ton. Imbasnya penjualan Adaro melorot 4,3% menjadi 48,6 juta ton.

Pada saat bersamaan, rata-rata harga batubara Adaro di tahun 2012 turun 3,1%. Padahal, biaya justru naik 8,9% menjadi US$ 38,85 per ton. Berbagai persoalan itulah yang menyebabkan kinerja ADRO tak menggembirakan.

Pada penutupan perdagangan saham, kemarin (21/3), harga saham ADRO turun 3,57% menjadi Rp 1.350 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×