Reporter: Abdul Wahid Fauzie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sistem transaksi DMA alias Direct Market Access yang dimiliki oleh PT Trimegah Securities Tbk (TRIM). BEI baru akan memperbolehkan DMA ini lagi setelah ada percobaan sistem.
"Pekan depan TRIM harus presentasi sistem DMA, termasuk spesifikasi sistem yang digunakannya," kata Direktur Kepatuhan dan Pengawasan Anggota Bursa (AB) Uriep Budhi Pasetyo. Selain itu, TRIM juga harus bersedia diaudit oleh tim independen tentang sistem yang digunakannya.
Asal tahu saja, DMA ini adalah sistem order yang dilakukan menggunakan jalur khusus bukan jalur umum yang biasa digunakan oleh para investor. Transaksi ini juga menggunakan transaksi algoritma. Dengan sistem ini, maka investor bisa dengan cepat membuat order.
Nah, dalam pertemuan dengan manajemen TRIM hari ini, terungkap jika nasabah luar negeri TRIM ini melakukan order saham hingga 18.000 kali. Namun, saham yang diorder secara bertahap itu juga dibatalkan secara bertahap.
Walau begitu, Uriep bilang TRIM masih bisa menggunakan online trading dengan remote trading. Dengan dilakukannya penutupan DMA, bukan berarti TRIM tidak bisa melakukan transaksi sama sekali.
Sebelumnya beredar kabar, dengan penutupan DMA ini TRIM hanya bisa melakukan transaksi dengan manual. "Tidak benar itu. Mereka (TRIM) tetap bisa transaksi dengan remote trading. Hanya DMA saja yang diputus. Kalau pekan depan sudah oke, kami juga akan buka lagi," tegasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












