kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Trafik Data Internet Telkom (TLKM) Melonjak 12,87% Selama Periode Ramadan 2024


Rabu, 17 April 2024 / 17:48 WIB
Trafik Data Internet Telkom (TLKM) Melonjak 12,87% Selama Periode Ramadan 2024


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui entitas usahanya, PT Telekomunikasi Selular alias Telkomsel mencatatkan lonjakan trafik internet hingga dua digit selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2024.

Trafik internet Telkom meningkat 12,87% dibandingkan hari biasa di 2024. Jika dibandingkan periode ramadan tahun lalu, trafik internet Telkom tumbuh 15,08%. 

Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Saki Hamsat Bramono mengatakan lonjakan trafik komunikasi dan layanan digital didorong oleh peningkatan aktivitas pelanggan pada pemanfaatan layanan digital. 

Baca Juga: Harga TLKM Turun Lagi dan Asing Masih Net Sell, Waktu Tepat untuk Beli?

Aktivitas mobile gaming meningkat 78,51%, layanan komunikasi naik 28,52%, video streaming tumbuh 15,94%, akses e-commerce naik 15,77%, akses media sosial naik 14,07% dan akses browsing tumbuh 9,74%. 

"Seluruh aktivitas digital turut berkontribusi pada pertumbuhan trafik penggunaan layanan data selama momen RAFI 2024 di sejumlah wilayah dibandingkan hari biasa," kata Saki dalam keterangan resmi, Rabu (17/4). 

 

Berdasarkan data Telkomsel, setidaknya ada lima wilayah kota/kabupaten yang memiliki pertumbuhan penggunaan data tertinggi. Yakni, Kabupaten Tasikmalaya dengan pertumbuhan paling tinggi sebesar 58,42%. 

Baca Juga: Cermati Rekomendasi Saham SMRA, UNTR, TLKM Untuk Perdagangan Rabu (17/4)

Kemudian Kabupaten Cilacap naik sekitar 55,25%. Menyusul ada Kabupaten Ciamis yang melonjak 54,48%, Kabupaten Garut naik 47,11% dan Kabupaten Cirebon tumbuh 24,49%. 

"Sementara itu, untuk trafik layanan SMS tercatat mengalami penurunan 10,40% dan layanan suara turun sekitar 18,52%dibandingkan hari biasa di 2024," jelas Saki. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×