kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45916,37   -3,13   -0.34%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Tok! RUPST Tigaraksa Satria (TGKA) Sepakat Bagikan Dividen Tunai Rp 342 Per Saham


Rabu, 15 Mei 2024 / 16:50 WIB
Tok! RUPST Tigaraksa Satria (TGKA) Sepakat Bagikan Dividen Tunai Rp 342 Per Saham
ILUSTRASI. Perusahaan distribusi, distributor barang produk konsumer PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp 342 per lembar saham dengan total sejumlah Rp 314,12 miliar. 

Hal ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Rabu (15/5).

Sekretaris Perusahaan Tigaraksa Satria Syahrizal Sabir menyatakan, pembayaran dividen tersebut akan dikurangi dengan dividen interim yang telah dibayarkan pada 30 November 2023 sejumlah Rp 30 per lembar saham atau sebesar Rp 27,55 miliar. 

“Dengan demikian dividen untuk laba tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023 yang masih akan dibayarkan adalah sebesar Rp 312 per lembar saham atau sejumlah total Rp 286,56 miliar,” ungkap Syahrizal, dalam Paparan Publik, Rabu (15/5). 

Baca Juga: RUPST Ekalya Purnamasari (ELPI) Sepakat untuk Membagikan Dividen Rp 46,69 Miliar

Pada tahun 2023, pendapatan konsolidasian TGKA tercatat sebesar Rp 14,21 triliun atau meningkat 9,50% year on year (YoY) dari pendapatan konsolidasian tahun 2022 yang sebesar Rp 12,97 triliun. 

Menurut Syahrizal, pencapaian ini berhasil melanjutkan tren pertumbuhan positif perseroan yang telah dimulai sejak tahun 2022, setelah mengalami pertumbuhan negatif dua tahun berturut-turut sejak tahun 2020 akibat pandemi. 

Dia memaparkan, jika ditelaah berdasarkan unit usaha, consumer products memiliki porsi terbesar yakni sebanyak 95,87% atau setara Rp 13,56 triliun. Unit usaha ini juga berhasil bertumbuh 11,5% secara tahunan atau YoY. 

Sedangkan untuk unit usaha lainnya, seperti manufacturing services, Tira Satria Niaga, dan Blue Gas Indonesia mengalami pertumbuhan negatif dibandingkan tahun 2022. 

“Sedangkan usaha lain mengalami penurunan, ini PR kami ke depan bagaimana supaya unit usaha lain bisa tumbuh seperti consumer products sehingga memberikan pengaruh positif untuk net profit kami,” imbuhnya. 

 

Baca Juga: Adaro Energy (ADRO) Bagikan Total Dividen US$ 800 Juta, Setara 48,74% dari Laba 2023

Meskipun secara konsolidasian pendapatan TGKA bertumbuh, namun dari sisi laba bersih justru terkoreksi.

Tercatat, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk di tahun lalu senilai Rp 457,03 miliar, atau lebih rendah dari sebelumnya Rp 478,13 miliar di tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×