Reporter: Ranimay Syarah | Editor: Asnil Amri
JAKARTA. PT Permata Prima Sakti Tbk (TGKA) memangkas anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) tahun ini. Tahun ini, belanja modal yang disiapkan perseroan hanya US$ 2 juta atau turun dari realisasi belanja modal tahun lalu sebesar US$ 7 juta.
Aris Munandar, Managing Director TGKA bilang, penurunan capex dilakukan karena perseroan tak memiliki banyak proyek tahun ini. Perlu diketahui, perusahaan yang dulunya berbisnis alat tulis dan perkantoran, kini beralih menjadi perusahaan tambang batubara.
Saat ini, proyek TGKA adalah melanjutkan pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan untuk mendukung kegiatan penambangan di Kabupaten Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu, Riau dan Rantau Pandan, Jambi.
"Selain digunakan untuk kegiatan eksplorasi, capex tersebut juga untuk pembangunan pelabuhan yang belum selesai. Saat ini harga batubara dunia sedang turun, namun dua tahun mendatang akan lebih baik," terang Aris, Selasa (25/02).
Dibandingkan tahun lalu, capex tahun 2013 habis terserap untuk pembangunan tambang baru. Maklum, TGKA merupakan pemain baru dalam industri pertambangan batu bara. Aris bilang, tahun ini TKGA tidak akan mengejar berproduksi sebanyak 2 juta ton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













