kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

The Greenback melemah


Rabu, 27 Maret 2013 / 07:13 WIB
ILUSTRASI. Lilin aromaterapi merupakan item dekorasi rumah yang cocok dijadikan kado untuk sahabat.


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Dollar Amerika Serikat (AS) tertekan terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Kesepakatan bailout bagi Siprus membuat pasar sedikit tenang, sehingga kembali melirik instrumen yang lebih berisiko.

Pasangan EUR/USD, Selasa (26/3) pukul 16.00 WIB, menguat 0,09% menjadi 1,2865 dibanding sehari sebelumnya. Pairing AUD/USD naik 0,95% menjadi 1,0476 dan pasangan USD/JPY melemah 0,09% menjadi 94,08.

Setelah Siprus mendapatkan lampu hijau untuk menerima talangan agar terhindar dari kebangkrutan, mata uang euro kemudian terdongkrak. Nanang Wahyudin, analis SoeGee Futures, mengatakan, saat ini euro masih menikmati sentimen positif dari informasi kesepakatan bailout Siprus yang telah tercapai.

Namun, kekhawatiran mengenai potensi restrukturisasi perbankan di negara itu bisa menjadi batu sandungan untuk euro.
Namun secara fundamental, euro masih di atas angin. The greenback, sebutan dollar AS, bisa tertekan oleh sentimen rilis data ekonomi AS seperti business confidence dan penjualan rumah yang mungkin direspon negatif oleh pasar.

Ariston Tjendra, analis Monex Investindo Futures, mengatakan, untuk pergerakan pasangan AUD/USD masih cenderung stabil. Belum ada informasi baru yang mempengaruhi pergerakan pairing ini baik dari AS maupun Australia. Adapun pairing USD/JPY masih relatif menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×