kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Tertekan neraca pembayaran


Jumat, 15 Februari 2013 / 07:28 WIB
ILUSTRASI. Peserta BPJamsostek menggunakan protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik di kantor cabang Menara BPJamsostek Jakarta, KONTAN/Carolus Agus Waluyo/21/07/2020.


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Rupiah ditutup melemah pada perdagangan kemarin. Di pasar spot, pasangan USD/IDR naik 0,22% menjadi 9.656. Kurs tengah dollar AS di Bank Indonesia (BI) juga naik 0,13% menjadi 9.660.

Veni Kriswandi, Head of Trading Commonwealth Bank mengatakan, sinyal pelemahan rupiah terlihat sejak dua hari lalu. Arus dana asing berkurang karena defisit current account Indonesia yang mencapai US$ 7,76 miliar pada kuartal IV-2012. Selain itu, permintaan dollar AS di dalam negeri juga tidak menunjukkan tanda-tanda pengurangan. Prediksi Veni, rupiah akan tertekan dengan pergerakan 9.630 – 9.680 hari ini.

Zulfirman Basir, analis Monex Investindo Futures menambahkan, defisit current account Indonesia membuat investor khawatir terhadap kemampuan pembiayaan Indonesia. Ia memperkirakan, USD/IDR akan cenderung menguat terbatas di kisaran 9.640 – 9.715 hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×