kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.880   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Terima aduan, OJK perintahkan distribusi saham IPO Nara Hotel Internasional ditunda


Kamis, 06 Februari 2020 / 19:18 WIB
ILUSTRASI. OJK memerintahkan penundaan distribusi saham IPO calon emiten skala menengah PT Nara Hotel Internasional.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memerintahkan penundaan distribusi saham calon emiten skala menengah PT Nara Hotel Internasional. Padahal, perusahaan yang telah melaksanakan penawaran umum pada 3-4 Februari 2020 ini berencana mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI0 pada Jumat, 7 Februari 2020.

OJK menyatakan, penundaan distribusi saham ini dilakukan karena ada aduan terkait pemesanan dan penjatahan saham Nara Hotel Internasional.

Baca Juga: IPO Nara Hotel Internasional oversubscribed 1,64 kali

Hal ini merujuk surat OJK nomor S-3/PM/2/2020 tanggal 6 Februari 2020 yang ditujukan kepada direksi PT Magenta Kapital Sekuritas Indonesia selaku penjamin pelaksana emisi efek. Perintah penundaan distribusi saham ini berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Fakhri Hilmi mengatakan, saat ini, pihaknya masih menindaklanjuti aduan tersebut. "Pengaduannya terkait informasi di prospektus dan sekarang masih kami follow up," kata dia saat dihubungi Kontan.co.id pada Kamis (6/2).

Sebelumnya, PT Nara Hotel Internasional menggelar initial public offering (IPO) dengan harga penawaran Rp 101 per saham.

Perusahaan ini menerbitkan 2 miliar saham baru atau setara 20% modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dengan begitu, Nara Hotel Internasional menargetkan, dana segar yang diperoleh dari IPO ini mencapai Rp 202 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan sejumlah proyek perusahaan yang berlokasi di Nusa Penida, Bali.

Baca Juga: Gelar IPO Bulan Ini, Empat Calon Emiten Maksimalkan Jumlah Emisi Saham




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×