kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.020   39,00   0,22%
  • IDX 5.916   40,29   0,69%
  • KOMPAS100 770   5,43   0,71%
  • LQ45 584   2,70   0,46%
  • ISSI 205   1,22   0,60%
  • IDX30 331   1,85   0,56%
  • IDXHIDIV20 408   2,21   0,55%
  • IDX80 87   0,50   0,57%
  • IDXV30 110   0,09   0,09%
  • IDXQ30 107   0,43   0,40%

Terdampak corona, Golden Flower (POLU) lakukan diversifikasi untuk perluas pasar


Jumat, 29 Mei 2020 / 09:51 WIB
ILUSTRASI. arfyana.rahayu@kontan.co.id-Golden Flower (POLU)


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Golden Flower Tbk (POLU) mengaku kelangsungan usahanya terganggu akibat pandemi Covid-19. Hal ini berdampak pada penghentian operasional sebagian yang diperkirakan lebih dari 3 bulan lamanya.

Bagian produksi yang berlokasi di Semarang bahkan melakukan pembatasan operasional secara terbatas. Kendati tak melakukan PHK akibat pandemi Covid-19, manajemen mengaku merumahkan 1.100 orang karyawan dari total 2.750 orang karyawan perusahaan.

Baca Juga: Surya Fajar Capital Mengincar Peluang Sektor Keuangan

“Strategi dalam mempertahankan kelangsungan usaha di tengah kondisi pandemi Covid-19, melakukan diversifikasi pelanggan dengan memperluas pangsa pasar,” ujar manajemen dalam keterbukaan informasi, Jumat (29/5)

Perusahaan juga melakukan upaya meningkatkan efisiensi biaya dan operasional, selain meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 selama kegiatan operasional berlangsung.

Baca Juga: Jadi Miliader di Usia 37 Tahun, Nilai Kekayaan Bersih Nico Po Rp 50,81 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×