kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Teknologi Kian Canggih, Trading Emas Diprediksi Makin Semarak


Kamis, 09 Juli 2026 / 14:37 WIB
Teknologi Kian Canggih, Trading Emas Diprediksi Makin Semarak
ILUSTRASI. Harga emas (Sven Hoppe/DPA via REUTERS)


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan penasihat berjangka, PT Smartin Advisor Sistem (SAS) memprediksi Perdagangan Berjangka Komoditas (PBK), khususnya emas akan terus berkembang pesat dalam 10 tahun mendatang.

Direktur Utama SAS, Odang Supriatna menyebut, hal ini sejalan dengan tumbuhnya generasi alfa yang lebih technology leterate, serta didorong pesatnya perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) dan digitalisasi.

Mengutip data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dia bilang nilai nominal dari transaksi PBK menyentuh sebesar Rp 48.867 triliun atau tumbuh 49,8% dari tahun sebelumnya. Sedangkan jumlah volume transaksi mencapai 14,56 juta lot, atau naik 12%.

“Saat ini PBK tumbuh positif, namun literasi masih perlu ditingkatkan,” jelas Odang.

Baca Juga: Volatilitas Global Angkat Transaksi Komoditas di JFX

Karena itu, Odang mengatakan bajwa SAS berperan aktif meningkatkan literasi keuangan khususnya dalam bidang PBK. Pihaknya memiliki visi menjadi media channel baik untuk pasar domestik maupun global yang menyediakan invesment information, trading knowdge, dan financial education.

Pentingnya edukasi terhadap ekosistem PBK yang digulirkan SAS, kata dia, selaras dengan potensi dan tantangan PBK tahun 2026. Misalnya transisi penyesuaian teknologi, proses kepatuhan (compliance), dan edukasi pasar.

Termasuk untuk generasi muda yang berisikan pengetahuan dasar, dan keterampilan praktis dalam transaksi PBK. Terkait hal itu, SAS menyodorkan produk atau tools berupa expert advisor (Starbot, Tradingmatic, Quadran EA), AI Signal (Gold Mind AI, Finsfree), Indikator, dan Edukasi.

Guna membangun ekosistem PBK yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, kata Odang, perlu terus dilakukan penguatan literasi dan sosialisasi massif. Lalu, pemerintah juga harus mendukung inovasi teknologi dengan regulasi adaptif.

Selain itu, perlu terus ditingkatkan pengawasan terhadap praktik ilegal serta mendorong sinergi antara industri, akademisi, dan regulator.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×