kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.957   -85,00   -0,47%
  • IDX 6.349   29,04   0,46%
  • KOMPAS100 835   3,68   0,44%
  • LQ45 635   -0,04   -0,01%
  • ISSI 220   1,72   0,79%
  • IDX30 357   -0,12   -0,03%
  • IDXHIDIV20 436   -2,14   -0,49%
  • IDX80 95   0,29   0,31%
  • IDXV30 120   -0,31   -0,26%
  • IDXQ30 114   0,04   0,04%

Tekanan terhadap rupiah masih besar


Jumat, 07 Agustus 2015 / 08:10 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Nilai tukar rupiah kian merosot di hadapan USD. Minimnya katalis positif dari eksternal dan internal diprediksi masih akan menggerus valuasi mata uang garuda.

Di pasar spot, Kamis (6/8), rupiah melemah 0,10% ke Rp 13.529 dibandingkan hari sebelumnya. Serupa, kurs tengah rupiah Bank Indonesia melorot 0,08% menjadi Rp 13.529.

Trian Fathria, Research and Analyst Divisi Tresuri Bank BNI, menjelaskan, tekanan datang dari data ISM Manufacture AS Juni 2015 yang naik ke level tertinggi selama 2015 di 60,3, dari bulan sebelumnya 56,0.

“Cukup menjaga USD mengungguli rupiah,” kata Trian.

Selain itu, pasar juga sedang menaruh perhatian besar kepada AS. Setelah pejabat The Fed negara bagian Atlanta, Dennis Lockhart menyatakan potensi kenaikan bunga The Fed September 2015 nanti terbuka lebar.

Albertus Christian, Senior Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menduga, rupiah Jumat (7/8) akan kembali tersungkur. “Jika nantinya data non farm payroll AS di atas 200.000 dan tingkat pengangguran di 5%,” kata Christian.

Hari ini, ia memprediksi rupiah di Rp 13.500– Rp 13.600. Prediksi Trian rupiah rebound di Rp 13.490–Rp 13.540.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×