kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

TAXI akan ubah alokasi dana IPO


Kamis, 21 Maret 2013 / 08:21 WIB
ILUSTRASI. Vaksin booster dianggap penting untuk meningkatkan antibodi secara penuh agar terhindar dari virus COVID-19. REUTERS/Dado Ruvic


Reporter: Kornelis Pandu Wicaksono |

JAKARTA. PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) berencana mengubah penggunaan dana hasil penawaran umum (IPO) pada rapat umum pemegang saham tahunan dan luar biasa (RUPS-LB) yang berlangsung pada 29 April 2013.

Rencana tersebut tertuang dalam pengumuman pelaksanaan rapat umum pemegang saham di Kustodian Sentral Efen Indonesia (KSEI), kemarin (20/3). Namun manajemen TAXI tidak menjelaskan lebih lanjut perubahan rencana penggunaan dana IPO itu.

Emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Oktober tahun lalu ini berhasil meraup dana IPO sebesar Rp 411,53 miliar. Sebelumnya dalam prospektus, dana hasil IPO sebesar 63% atau Rp 259 miliar akan digunakan untuk pengembangan investasi baru taksi reguler.

Lalu, sekitar 20% hasil IPO atau Rp 82,3 miliar untuk pelunasan pinjaman kepada BCA. Adapun dana sekitar Rp 67 miliar akan digunakan untuk mengakuisisi PT Ekspress Mulia Kencana (EMK) dan sisanya sebesar  Rp 2,96 miliar akan digunakan untuk modal kerja. Per Desember 2012, TAXI telah menggunakan dana IPO sekitar Rp 29,7 miliar untuk pengembangan investasi baru taksi reguler.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×