kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Target kinerja ambisius, saham CTRP melaju


Kamis, 01 Maret 2012 / 11:18 WIB
ILUSTRASI. Jelang pembukaan bursa, ini rekomendasi saham pilihan ADRO CTRA HEAL hari Senin (8/3). ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham PT Ciputra Property Tbk (CTRP) ditransaksikan positif hari ini. Pada pukul 11.18, saham CTRP tercatat naik 1,52% menjadi Rp 670.

Data Bloomberg menunjukkan, tiga broker yang paling banyak berburu saham ini antara lain: Macquarie Capital senilai Rp 402,6 juta, CIMB Securities senilai Rp 335 juta, dan Panin Sekuritas senilai Rp 217,14 juta.

Aksi beli investor atas saham properti ini terkait dengan target kinerja perusahaan. Asal tahu saja, CTRP memasang target ambisius tahun ini, yakni tingkat penjualan bisa mencapai Rp 1,5 triliun. Angka ini tiga kali lipat dari penjualan di 2011 lalu yang diprediksi mencapai
Rp 440 miliar.

Menurut hasil riset eTrading Securities, CTRP berusaha menaikkan jumlah penjualan dari proyek Ciputra World 1, Ciputra World 2, dan Dipo Business Center. "Kami yakin bahwa suplai properti yang diberikan oleh CTRP mencukupi target penjualannya. Namun dari sisi permintaan, kami melihat beberapa faktor yang mungkin akan bisa sedikit menghambat pencapaian target tersebut," jelas Betrand Reynaldi, Kepala Riset eTrading.

Faktor yang dimaksud antara lain faktor inflasi dari dampak kenaikan harga BBM dan suku bunga yang mungkin akan mengikutinya, serta kenaikan
barang komoditas, dan nilai tukar rupiah.

"Melihat keadaan makro saat ini, ancaman terbesar adalah ekspektasi terhadap inflasi, penurunan suku bunga KPR oleh beberapa bank dapat menunjang sisi demand, jadi kami melihat, untuk beberapa bulan ke depan sektor properti ini masih sangat menjanjikan, begitu juga denga proyek Ciputra," tandasnya.

Berdasarkan konsensus, tiga analis merekomendasikan buy dan satu analis merekomendasikan sell dengan target harga Rp 710.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×