kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tadi malam, bursa AS ditutup sideways


Jumat, 20 November 2015 / 05:36 WIB
Tadi malam, bursa AS ditutup sideways


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bursa AS masih berupaya keras untuk menorehkan reli terbesar dalam sebulan terakhir tadi malam (19/11). Mengutip data Bloomberg, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 turun 0,1% menjadi 2.081,24.

Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average tertekan 4,41 poin menjadi 17.732,75. Adapun indeks Nasdaq Composite turun kurang dari 0,1%. Transaksi tadi malam melibatkan 6,5 miliar saham atau 13% di bawah volume transaksi rata-rata tiga bulanan.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa AS. Beberapa di antaranya UnitedHealth Group yang turun 5,7%, Anthem Inc turun 6,5%, dan Aetna Inc turun lebih dari 6,5%.

Sementara, sektor teknologi berhasil bergerak positif atas dukungan saham Keurig Green Mountain Inc yang melompat 18%. Demikian pula halnya dengan Salesforce.com Inc dan Intel Corp.

Di sisi lain, sektor energi masih terpuruk dengan penurunan mencapai 1.3%. Pemicunya, harga minyak dunia tergerus hingga ke level terendah tiga bulan. Saham-saham energi yang tertekan di antaranya Chevron Corp yang turun 1,5%, Chesapeake Energy Corp turun 10%, dan Consol Energy Inc turun lebih dari 5,6%.

"Pasar mungkin membutuhkan untuk bergerak sideways saat ini. Terjadinya rebound dari posisi koreksi terbilang cepat. Ada lebih banyak alasan bagi market untuk turun dibanding naik," jelas David Spika, global investment strategist GuideStone Capital Management melalui telepon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×