kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Surplus neraca dagang, angkat rupiah meski tipis


Senin, 16 Mei 2016 / 18:20 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rupiah berhasil menguat di hadapan dollar Amerika Serikat (AS), mendapatkan sokongan dari data neraca perdagangan Indonesia April 2016 yang tetap catatkan surplus.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data neraca perdagangan Indonesia April 2016 mencatatkan surplus US$ 667,2 juta sehingga secara kumulatif sepanjang Januari – April 2016 terjadi surplus sebesar US$ 2,33 miliar.

Di pasar spot, Senin (16/5) posisi rupiah terangkat 0,11% ke level Rp 13.310 per dollar AS dibanding hari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia kurs rupiah menukik tipis 0,13% di level Rp 13.328 per dollar AS.

“Selain karena data ekonomi domestik yang positif, perlu menanti sajian data ekonomi AS untuk tentukan arah besok,” kata Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures.

Untuk Selasa (17/5) diduga penguatan rupiah berpotensi lanjut. Hanya saja kini pergerakannya bergantung pada faktor dari eksternal mengingat dari domestik minim dukungan data ekonomi. Sebab penguatan USD bisa saja terjadi mengingat inflasi AS April 2016 diprediksi meningkat dari 0,1% menjadi 0,4%.

“Antisipasi itu bisa menahan langkah rupiah,” ujar Faisyal. Maka jika pun rupiah tetap menguat kisarannya akan lebih sempit dan terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×