kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.892   22,00   0,13%
  • IDX 8.885   -0,10   0,00%
  • KOMPAS100 1.232   5,72   0,47%
  • LQ45 874   7,20   0,83%
  • ISSI 324   0,25   0,08%
  • IDX30 446   5,56   1,26%
  • IDXHIDIV20 530   9,50   1,83%
  • IDX80 137   0,76   0,56%
  • IDXV30 146   2,23   1,55%
  • IDXQ30 143   1,91   1,35%

Suplai diramal berlebih, harga minyak turun lagi


Selasa, 27 Oktober 2015 / 11:11 WIB
Suplai diramal berlebih, harga minyak turun lagi


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Penurunan harga minyak dunia belum bisa direm. Hari ini (27/10), harga minyak kembali turun untuk hari ketiga mendekati level terendah dalam dua bulan terakhir.

Mengutip data Bloomberg, pada pagi tadi, harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengantaran Desember turun sebesar 62 sen menjadi US$ 43,36 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 13.26 waktu Sydney, harga kontrak yang sama berada di posisi US$ 43,46 per barel.

Pada Senin (26/10), harga minyak juga tercatat turun 62 sen menjadi US$ 43,98 per barel. Ini merupakan level terendah sejak 27 Agustus lalu.

Penurunan harga minyak terjadi sebelum dirilisnya data cadangan minyak AS oleh Energy Information Administration pada Rabu (29/10) besok. Pelaku pasar memprediksi, cadangan minyak AS akan turun sebesar 3,1 juta barel pada pekan lalu.

"Harga minyak berpotensi turun dan menguji level terendah yang baru. Ada kelebihan suplai, namun masih ada sejumlah permintaan sehingga pasar minyak tidak terlalu kering sepenuhnya," jelas David Lennox, analis Fat Prophets di Sydney.

Sementara itu, harga kontrak minyak Brent untuk pengantaran Desember turun sebesar 42 sen atau 0,9% menjadi US$ 47,12 per barel di ICE Futures Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×