kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Sri Mulyani: IHSG besar tapi kurang sehat


Selasa, 03 Januari 2017 / 09:58 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kapitalisasi pasar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) boleh saja besar. Tapi, ini tak sebanding jumlah emiten baru yang masuk.

"Jika kapitalisasi besar tapi jumlah emiten baru sedikit, ini juga kurang sehat," ujar Menteri Keuangan RI Sri Mulyani di sela pidato Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2017.

Seperti diketahui, kapitalisasi bursa Tanah Air mencapai Rp 5.890 triliun. Tapi, sepanjang tahun lalu hanya ada 16 emiten anyar yang mencatatkan sahamnya di bursa.

Ini merupakan pencapaian Initial Public Offering (IPO) terendah dalam tujuh tahun terakhir. "Ini kurang membanggakan," imbuh Sri Mulyani.

Kendati demikian, pemerintah terutama Kementerian Keuangan, akan berupaya terus memfasilitasi hal yang mampu memajukan bursa lokal. Sebab, bursa merupakan salah satu indikator pertumbuhan makro ekonomi nasional.

"Pasar modal bisa menunjukan kondisi perekonomian secara akurat," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU

[X]
×