kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Spekulasi QE3 melemahkan posisi dollar


Kamis, 07 Juni 2012 / 07:57 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menyusun tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. ANTARA FOTO/Akbar Tado/rwa.


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Pergerakan dollar AS hanya berjarak 0,1% dari level paling lemah dalam sepekan terakhir versus euro. Pada pukul 09.12 waktu Tokyo, dollar AS diperdagangkan di posisi US$ 1,2572 per euro dari posisi penutupan kemarin di level US$ 1,2582.

Pelemahan dollar AS pada hari ini terjadi setelah investor bertaruh bahwa pimpinan the Federal Reserve Ben S Bernanke akan memberikan sinyal untuk menggelontorkan stimulus yang dibutuhkan untuk mendogkrak pemulihan ekonomi AS.

"Dollar AS bergerak melemah dengan adanya indikasi quantitative easing 3 oleh the Fed," jelas Mike Jones, currency strategist Bank of New Zealand Ltd.

Sementara itu, jika berhadapan dengan yen, nilai tukar dollar AS menguat 0,2% menjadi 79,32 yen. Sedangkan posisi euro menguat 0,1% menjadi 99,73 yen.

Pelemahan yen terjadi seiirng reli yang terjadi pada pasar saham Asia dan global. Kondisi itu menurunkan permintaan mata uang dengan tingkat yield rendah. Sedangkan euro masih tetap perkasa di tengah spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa akan terus mengambil tindakan untuk mengatasi krisis di kawasan tersebut setelah memangkas suku bunga acuan di rekor terendah.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×