kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Spekulasi kenaikan suku bunga China membuat bursa Asia panas dingin


Rabu, 08 Desember 2010 / 15:02 WIB
ILUSTRASI. Bumi Resources Tbk BUMI


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Menjelang sore, mayoritas saham di bursa Asia mengalami penurunan terbesar dalam dua minggu. Di pasar beredar spekulasi, China akan menaikkan suku bunga acuannya untuk mengerem laju inflasi sehingga mengurangi tingkat permintaan komoditas.

Saham-saham yang melorot antara lain: Cnooc Ltd turun 3,4% di Hongkong, Jiangxi Copper Co turun 2%, dan Sumco Corp anjlok 10% di Jepang. Sementara itu, Sony Corp berhasil mencatatkan kenaikan 1,2% seiring penguatan dollar terhadap mata uang regional.

"Pasar Asia bakal panas dingin seiring ekspektasi pemerintah China bakal terus melakukan pengetatan kebijakan. Ada tekanan atas penetapan suku bunga di China, tapi saya tidak ada alasan mereka akan menahan pertumbuhan ekonomi," jelas Nader naemi, strategist AMP Capital Investor Ltd di Sydney.

Pada pukul 15.58, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,9% menjadi 132,43. Ini merupakan penurunan terbesar sejak 26 November.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×