kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Spekulasi China memicu penguatan bursa Asia


Senin, 28 Juli 2014 / 16:03 WIB
Spekulasi China memicu penguatan bursa Asia
ILUSTRASI. Genre musik yang disukai seseorang ternyata bisa mengungkap jati diri dan kepribadian dari orang tersebut. Berikut ini penjelasan singkatnya.


Sumber: Bloomberg | Editor: Edy Can

TOKYO. Bursa Asia menguat pada hari Lebaran ini. Indeks acuan bursa Asia bahkan berada di titik tertinggi selama enam tahun terakhir.

Pada pukul 4.19 waktu Hong Kong, indeks MSCI Asia Pasifik telah menguat sebesar 0,2% menjadi 149,08. Selama sepekan, indeks acuan ini sudah menguat 1,4%.

Penguatan bursa regional ini didorong oleh bursa China dan Hong Kong. Indeks Hang Seng Enterprises telah menguat sebesar 0,7%. Sementara indeks Shanghai Composite menguat 2,4%. Indeks bursa Asia lainnya yakni indeks Topix menguat 0,4% dan Kospi menguat 0,7%.

Penguatan bursa China dan Hong Kong dipicu karena spekulasi bahwa pemerintah akan mengucurkan stimulus. Kucuran stimulus ini diharapkan bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi.

"Asia masih memiliki momentum yang konsisten ketimbang negara maju," kata Khiem Do, analis Braing Asset Management Ltd., Senin (28/7).

Tanda-tanda China akan mengucurkan stimulus ditunjukkan dengan memangkas cadangan dana bagi bank. Selain itu, negara raksasa Asia itu telah melonggarkan aturan kepemilikan properti dan mempercepat pembangunan infrastruktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×