kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.685   41,57   0,74%
  • KOMPAS100 735   6,79   0,93%
  • LQ45 558   4,69   0,85%
  • ISSI 198   1,15   0,59%
  • IDX30 316   1,97   0,63%
  • IDXHIDIV20 389   -0,08   -0,02%
  • IDX80 84   0,76   0,91%
  • IDXV30 106   -0,43   -0,40%
  • IDXQ30 102   0,26   0,25%

Spekulasi bunga The Fed mempengaruhi rupiah


Selasa, 23 Agustus 2016 / 06:48 WIB


Reporter: Diba Amalia Haritz | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali tergerus. Di pasar spot Senin (22/8), kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) melemah 0,48% ke 13.226. Mengacu kurs tengah Bank Indonesia, rupiah terdepresiasi 0,59% menjadi 13.197.

Analis PT Garuda Berjangka Sri Wahyudi mengatakan, spekulasi kenaikan suku bunga The Fed menjadi pemicu utama pergerakan rupiah. “Meski belum mengeluarkan pernyataan resmi, isu yang berkembang di pasar, The Fed akan meningkatkan suku bunga bulan depan,” ujar Yudi.

Selain isu kenaikan suku bunga The Fed, Analis Tresuri Bank BNI Resti Aviadinie menambahkan, pergantian acuan suku bunga dari Bank Indonesia (BI) rate menjadi BI 7 Days Repo Rate turut mempengaruhi pergerakan rupiah.

Selasa (23/8), Yudi dan Resti memprediksi, rupiah akan kembali melemah. Prediksi Yudi, rupiah bakal bergulir di rentang Rp 13.150– Rp 13.300 dan Resti memprediksi Rp 13.180– Rp 13.280.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×