kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Spekulasi bunga The Fed mempengaruhi rupiah


Selasa, 23 Agustus 2016 / 06:48 WIB


Reporter: Diba Amalia Haritz | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali tergerus. Di pasar spot Senin (22/8), kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) melemah 0,48% ke 13.226. Mengacu kurs tengah Bank Indonesia, rupiah terdepresiasi 0,59% menjadi 13.197.

Analis PT Garuda Berjangka Sri Wahyudi mengatakan, spekulasi kenaikan suku bunga The Fed menjadi pemicu utama pergerakan rupiah. “Meski belum mengeluarkan pernyataan resmi, isu yang berkembang di pasar, The Fed akan meningkatkan suku bunga bulan depan,” ujar Yudi.

Selain isu kenaikan suku bunga The Fed, Analis Tresuri Bank BNI Resti Aviadinie menambahkan, pergantian acuan suku bunga dari Bank Indonesia (BI) rate menjadi BI 7 Days Repo Rate turut mempengaruhi pergerakan rupiah.

Selasa (23/8), Yudi dan Resti memprediksi, rupiah akan kembali melemah. Prediksi Yudi, rupiah bakal bergulir di rentang Rp 13.150– Rp 13.300 dan Resti memprediksi Rp 13.180– Rp 13.280.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×