kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

SMRA dapat fasilitas pinjaman Rp 550 M dari BCA


Senin, 28 Desember 2015 / 08:14 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) memperoleh fasilitas pinjaman investasi dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 550 miliar.

"Penandatanganan perjanjian kredit tersebut telah dilakukan pada 22 Desember 2015," ujar Kuasa Direksi SMRA Lidya Tjioe dalam keterbukaan, Rabu (23/12).

Berdasarkan perjanjian tersebut, SMRA tidak hanya bertanggung jawab terhadap fasilitas pinjaman terebut tetapi juga bertanggung jawab atas utang enam anak usaha atau perusahaan terkendali dengan perseroan terhadap BBCA.

Keenam anak usahanya tersebut antara lain PT Makmur Orient Jaya (MKOJ) , PT Dunia Makmur Properti (DNMP), PT Summarecon Hotelindo (SMHO), PT Lestari Mahadibya (LTMD), PT Serpong Cipta Kreasi (SPCK), dan PT Kharisma Intan Properti (KRIP).

SPCK merupakan anak usaha yang dimiliki secara langsung oleh perseroan dengan kepemilikan 99,99%. Sedangkan kelima lainya dimiliki secara tidak langsung melalui PT Summarecon Investment Property (SIP).

Lidya mengatakan, dengan begitu total utang yang ditanggung SMRA mencapai Rp 675 miliar. "Pemberian fasilitas kredit yang selama ini dilakukan BBCA kepada SMRA dan perusahaan terkendali telah mengatur kewajiban perseroan untuk menanggung utang perusahaan terkendali," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×