kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Sistem trading di BEI sempat error


Senin, 30 Januari 2012 / 12:58 WIB
Sistem trading di BEI sempat error
ILUSTRASI. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro resmi diberlakukan sejak Selasa (9/2).


Reporter: Anna Suci Perwitasari, Dyah Ayu Kusumaningtyas, Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pada hari ini, Senin (30/1), terjadi error pada sistem trading di Bursa Efek Indonesia. Sekitar 70% Anggota Bursa dikabarkan tidak bisa melakukan sistem transaksi. Kabar yang beredar menyebutkan, ada masalah pada penyedia link BEI, yaitu di First Media.

Reza Priyambada dari Indosurya Asset Management mengakui, pada sesi pertama, tepatnya mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, trading di Indosurya terganggu. "Kami tidak bisa bertransaksi, tidak bisa memasukkan order, sehingga tidak terjadi deal pada jam tersebut," ujar Reza.

Namun, lanjutnya, jelang penutupan bursa di sesi pagi, transaksi sudah kembali normal. Reza mengaku, tidak mengetahui penyebab error trading tersebut. Tapi menurutnya, masalah ada di BEI, bukan pada sistem di sekuritas.

Kata Reza, gangguan trading tersebut tidak signifikan memengaruhi volume transaksi di di Indosurya. Ini lantaran, hari ini, transaksi memang cenderung sepi, karena pasar melihat indikasi indeks bakal turun, sehingga minim transaksi.

Sedangkan, Willy Sanjaya dari Lautandhana Securindo menyebut, trading di tempatnya berjalan lancar selama sesi pagi. "Tidak ada masalah, lancar-lancar saja," ujarnya ketika dihubungi Senin (30/1).

Adapun, pihak BEI yang coba dikonfirmasi KONTAN belum memberikan jawaban terkait kabar error sistem trading tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×