kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Simak Strategi Jaya Swarasa Agung (TAYS) Genjot Kinerja Bisnis Tahun Ini


Senin, 10 April 2023 / 06:00 WIB
Simak Strategi Jaya Swarasa Agung (TAYS) Genjot Kinerja Bisnis Tahun Ini


Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten manufaktur makanan ringan, PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) menyiapkan sejumlah strategi untuk memaksimalkan kinerjanya di sepanjang tahun ini. Salah satunya lewat rencana peluncuran variasi baru dari sejumlah produk milik perseroan. 

CEO Jaya Swarasa Agung Alexander Anwar menyatakan bahwa TAYS sangat optimistis melihat prospek bisnis tahun 2023. TAYS mengincar pertumbuhan penjualan sebesar 30% dibandingkan tahun sebelumnya. 

"TAYS sangat optimis melihat prospek bisnis sepanjang tahun 2023, hal ini dikarenakan TAYS tetap fokus dengan industri makanan ringan FMCG dengan keunggulan makanan ringan sehat dan lezat," ungkap Alexaner, ketika dihubungi Kontan.co.id pada Kamis (6/4). 

Baca Juga: Jaya Swarasa Agung (TAYS) Targetkan Penjualan Tumbuh Hingga 30% Selama Ramadan 2023

Selain rencana TAYS meluncurkan variasi baru di setiap produk, perseroan juga berencana mengembangkan penambahan gerai/toko untuk meningkatkan penjualan produknya selama tahun 2023. Namun sayang, Alexander tak memerinci lebih jauh berapa target penambahan gerai di sepanjang tahun ini. 

Tak hanya fokus di pasar domestik, TAYS juga sudah memasok produknya ke pasar luar negeri. Pada tahun 2022, penjualan ekspor berkontribusi 20% dari total penjualan perseroan atau setara Rp 67,13 miliar. 

Alexander tidak menyebutkan berapa target porsi penjualan ekspor tahun ini, dia hanya mengatakan bahwa TAYS akan terus memperkuat kinerja ekspor di luar pasa asia, terutama ke pasar Amerika Serikat dan Kanada. 

Tanpa menyebutkan berapa besarannya, TAYS berencana menggunakan dana belanja modal atau capital expenditure (Capex) tahun ini untuk pengembangan dan ekspansi usaha. 

"Untuk sumber dana bisa didapatkan dari penerbitan saham baru Right Issue atau Pinjaman Surat Utang lewat investor Pasar Modal. Rencana penggunaan dana adalah memperkuat modal kerja TAYS dan pengembangan ekspansi usaha," jelasnya. 

 

Sekedar informasi, penjualan neto TAYS pada tahun 2022 alami peningkatan 5,09% secara tahunan atau yoy. Angkanya berhasil tumbuh dari Rp 315,94 miliar di tahun 2021, menjadi Rp 332,02 miliar selama tahun 2022. 

Walhasil, perusahaan ini mampu membukukan pertumbuhan signifikan dari sisi bottom line. Laba neto tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih TAYS naik hingga 57,44% menjadi Rp 7,73 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×