kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,14   -0,66   -0.07%
  • EMAS987.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Simak Rekomendasi Saham dari Sejumlah Analis untuk Perdagangan Rabu (18/5)


Rabu, 18 Mei 2022 / 09:20 WIB
Simak Rekomendasi Saham dari Sejumlah Analis untuk Perdagangan Rabu (18/5)
ILUSTRASI. Pegawai melintas di dekat monitor pergerakan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (7/12/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak ke zona hijau setelah ditutup menguat 46,47 poin atau 0,70% ke level 6.644,46 pada perdagangan kemarin (17/5). IHSG Rabu (18/5) ini memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan.

Analis Phillips Sekuritas, Helen, melihat penguatan IHSG kemarin dipicu oleh sentimen positif dari rilis neraca dagang Indonesia yang mencatatkan rekor. Penguatan IHSG juga seiring dengan bursa di Asia dengan ekspektasi pelonggaran lockdown di China dan harapan relaksasi sektor teknologi.

Untuk hari ini, Helen memproyeksikan IHSG bergerak di area 6.575 - 6.700. Equity Research Analyst Pilarmas Investindo Sekuritas, Desy Israhyanti menambahkan, neraca dagang yang kembali mencatatkan surplus dan aktivitas ekspor yang masih bergerak positif akan kembali membawa sentimen positif pada perdagangan Rabu ini.

Baca Juga: Analis BNI Sekuritas Rekomendasikan Buy BBNI, ADRO, INDF, dan MAPI, Simak Alasannya

Desy memproyeksikan IHSG dapat menguat dengan rentang 6.587 - 6.700. "Menurut kami rilis surplus neraca dagang masih akan menstimulus pasar," kata Desy kepada Kontan.co.id, Selasa (17/5).

Sementara itu, Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Cheryl Tanuwijaya melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan rentang 6.600 - 6.700. "Pelaku pasar menantikan pidato Gubernur The Fed Jerome Powell terkait proyeksi ekonomi, inflasi dan normalisasi kebijakan moneternya bulan depan," ujar Cheryl.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga melihat IHSG hari ini berpotensi menguat terbatas. Pasca rilis data ekonomi yang menunjukkan kondisi perekonomian dalam keadaan stabil, serta masih adanya capital inflow secara year to date dapat menjadi penunjang bagi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

IHSG ditaksir bergerak antara 6.541 - 6.702. Saham-saham yang dijagokan William pada perdagangan hari ini adalah BBCA, ITMG, INDF, BBRI, JSMR, AKRA, SMRA, dan LSIP.

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengungkapkan, secara teknikal candlestick membentuk higher high dan higher low mengindikasikan potensi penguatan. Rilis kinerja emiten per kuartal I 2022 akan kembali menggerakkan pasar.

Baca Juga: IHSG Berpeluang Naik Lagi, Ini Sejumlah Saham yang Bisa Dipilih untuk Rabu (18/5)

"Di sisi lain, pergerakan akan terbatas dibayangi sentimen global yang masih khawatir akan inflasi yang mungkin tak terbendung," ujar Dennies.

IHSG diprediksi bergerak pada rentang support 1 di 6.577 dan support 2 di 6.511. Kemudian resistance 1 pada 6.706 dan resistance 2 di 6.769.

Dennies merekomendasikan hold untuk saham INDF, HMSP, dan TOWR. Kemudian speculative buy saham BBRI dan BRPT. Selain itu, Dennies juga menyarankan agar investor mencermati saham MNCN, PTBA, INDY, RALS, ASII, dan MEDC.

 

 

Sementara itu, Desy melihat saham BMRI, INDY dan KLBF menarik untuk dikoleksi pelaku pasar. Sedangkan Cheryl menyarankan hold saham PTBA, BIPI, BBRI, dan BBCA.

Cheryl juga menyarankan buy untuk saham ANTM dengan target harga (TP) di Rp 2.500 dan stop loss (SL) pada Rp 2.300, serta buy saham LSIP dengan TP di Rp 1.400 dan SL pada Rp 1.340. Selanjutnya, rekomendasi sell untuk saham WIRG, DOID, dan FREN dengan memperhatikan level harga masing-masing di Rp 180, Rp 600, dan Rp 82.

Certified Elliott Wave Analyst Master Kanaka Hita Solvera, Daniel Agustinus melihat IHSG masih berpotensi menguat, setidaknya ke level 6.800 dalam sepekan ke depan. Saham berbasis komoditas menarik untuk dicermati pelaku pasar.

Daniel menjagokan saham emiten batubara yakni ADRO, PTBA, dan ITMG. Kemudian ANTM dan HRUM yang memiliki lini bisnis nikel, serta sektor CPO seperti saham LSIP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×