kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Sikap BoJ untungkan rupiah


Selasa, 22 Desember 2015 / 06:23 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Waspadai koreksi rupiah, setelah sepekan terakhir menguat. Di pasar spot kemarin (21/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menguat 0,79% ke 13.808 dibanding sehari sebelumnya.

Sedangkan di kurs tengah rupiah di Bank Indonesia (BI) menguat 1,14% ke 13.872. Agus Chandra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, mengatakan, kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ) yang tidak menambah stimulus moneter secara tidak langsung mengangkat rupiah.

"Pasca keputusan BoJ Jumat lalu, dollar AS melemah, sehingga mengangkat rupiah," ujar Agus. Dari dalam negeri, optimisme Bank Indonesia (BI) pada outlook rupiah tahun depan menambah katalis positif.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, rupiah akan lebih stabil di tahun 2016 setelah The Fed menaikkan tingkat suku bunga.

Trian Fathria, Research and Analyst Divisi Tresuri Bank BNI juga menilai, arah kenaikan suku bunga The Fed yang sudah diprediksi pasar terus mengangkat rupiah. "Keputusan BI mempertahankan suku bunga juga sesuai harapan," kata dia.

Data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) pada Selasa (22/12) menjadi sentimen pergerakan rupiah selanjutnya. Hari ini, Trian menduga rupiah melanjutkan penguatan di 13.700-13.850. Agus memprediksi, rupiah melemah di 13.800-13.900.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×