kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.542   42,00   0,24%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Siang tadi, harga CPO di Malaysia sempat melejit 2%


Senin, 31 Januari 2011 / 16:11 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KUALA LUMPUR. Sudah tiga hari terakhir, kontrak harga crude palm oil (CPO) ditransaksikan melesat. Derasnya hujan yang turun di Malaysia yang terkait dengan fenomena La Nina dicemaskan akan menurunkan tingkat produksi CPO di negeri jiran itu.

Asal tahu saja, siang tadi, kontrak harga CPO untuk pengantaran April naik 2% menjadi 3.775 ringgit atau US$ 1.233 per metrik ton di Kuala Lumpur. Namun pada pukul 15.50 waktu Kuala Lumpur, harga CPO berada di level 3.774 ringgit.

Sementara itu, kontrak harga minyak juga terus menanjak dalam dua hari terakhir. Kecemasan akan penyebaran krisis politik Mesir ke kawasan lain di Timur Tengah menjadi pemicu utamanya. Kontrak harga minyak berjangka naik 4,3% pada 28 Januari lalu setelah terjadi bentrokan antara polisi dan massa demonstran yang menuntut agar Presiden Mesir Hosni Mubarak mundur.

"Kenaikan harga minyak dunia juga bisa mendongkrak harga CPO," jelas Ker Chung Yang, analis Phillip Futures Pte.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×