kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Sepanjang Mei, harga CPO rontok 11%


Kamis, 31 Mei 2012 / 12:48 WIB
ILUSTRASI. Pegadaian buka lowongan kerja terbaru Mei 2021, cek posisi apa saja yang ditawarkan. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

KUALA LUMPUR. Memanasnya krisis utang Eropa memicu harga minyak sawit alias crude palm oil (CPO) terpapas, hari ini. Kontrak CPO untuk pengiriman Agustus di Malaysia Derivatives Exchange turun 0,9% ke level RM 2.083 atau setara US$ 969 per metrik ton, sebelum mengakhiri sesi pagi di RM 3.101.

Bahkan, jika dihitung sepanjang Mei, harganya sudah rontok 11%. Ini merupakan penurunan bulan tertajam sejak September 2009.

Pasar cemas krisis Eropa akan menyurutkan permintaan minyak sawit global. Kekhawatiran ini dipicu oleh naiknya jaminan obligasi atau credit default swap (CDS) Spanyol ke level rekor. Apalagi, masih ada kekhawatiran Yunani keluar dari zona euro.

Chandran Sinnasamy, kepala perdagangan di LT Internasional (M) Sdn. menyebut, faktor-faktor eksternal, terutama prospek zona Euro, termasuk Spanyol menekan sentimen di pasar saham dan komoditas. "Fundamental untuk minyak sawit masih mendukung, tetapi faktor eksternal makro-ekonomi yang bearish menekan harga," ujarnya.

Chandran bilang, ekspor akan meningkat mulai Mei hingga Juni, karena importir akan menyiapkan stok jelang Ramadhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×