kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Semester I, laba bersih Indosat anjlok 71,5%


Selasa, 17 Agustus 2010 / 01:29 WIB


Reporter: Cipta Wahyana | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Lewat keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/8), PT Indosat Tbk melaporkan rangkuman kinerjanya selama semester pertama 2010.

Selama 6 bulan pertama 2010, ISAT membukukan pendapatan sebesar Rp 9,66 triliun, meningkat 5,8% dari semester I-2009 yang sebesar Rp 9,14 triliun. Penyumbang pertumbuhan pendapatan ISAT adalah bisnis telepon seluler. Pada periode tersebut, pendapatan dari bisnis seluler mencapai Rp 7,68 triliun atau meningkat sekitar 14,4% dari Rp 6,71 triliun di Semester I-2009. Sementara, pendapatan bisnis non seluler Indosat justru merosot 18,2%.

Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) Indosat pada semester I-2010 mencapai Rp 4,61 triliun atau naik sekitar 6,7% dibanding setahun sebelumnya yang sebesar Rp 4,32 triliun. Margin EBITDA ISAT sedikit membaik dari 47,3% menjadi 47,7%. "Selain digerakkan oleh pertumbuhan pendapatan usaha, perbaikan margin EBITDA karena program efisiensi biaya yang diluncurkan pada akhir 2009," kata Harry Sasongko, Presiden Direktur dan CEO Indosat.

Namun, pertumbuhan pendapatan dan margin EBITDA itu tak mampu menyelamatkan laba bersih Indosat. Di akhir Juni 2010, ISAT mencatatkan laba bersih sebesar Rp 287,1 miliar atau merosot 71,5% jika dibandingkan laba bersih akhir Juni 2009 yang mencapai Rp 1,01 triliun.

Penyebab penurunan laba bersih yang sangat dalam ini belum terungkap. Sebab, Indosat memang baru menyampaikan ikhtisar laporan keuangannya. Manajemen ISAT tengah melakukan penelaahan terbatas atas laporan keuangannya dan akan melaporkan secara lengkap pada 24 Agustus. Setelah itu, ISAT akan menggelar conference call dengan para analis.

Senin lalu (16/8), harga saham ISAT ditutup naik 1,1% menjadi Rp 4.550 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×