kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45866,25   0,74   0.09%
  • EMAS917.000 -0,76%
  • RD.SAHAM -0.32%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Selama PSBB, pendapatan SAP Express (SAPX) naik 30%


Kamis, 25 Juni 2020 / 20:51 WIB
Selama PSBB, pendapatan SAP Express (SAPX) naik 30%
ILUSTRASI. Jasa Kurir dan usaha pengiriman logistik SAP Express dari PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX)

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pandemi Covid-19, emiten yang bergerak di bidang jasa titip dan ekspedisi, PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) atau SAP Express mencatatkan lonjakan pengiriman paket. Alhasil, SAP Express mencatatkan kenaikan pendapatan sekitar 30% selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dibanding kondisi normal.

Direktur Utama SAP Express Budiyanto Darmastono mengatakan, lonjakan pengiriman paket tersebut berasal dari segmen e-commerce. Peningkatan terbesar terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, mengingat masyarakat membutuhkan berbagai perlengkapan Lebaran.

Baca Juga: Ini Jurus Satria Antaran Prima Membesar Segmen Pelanggan E-Commerce

"Selama masa PSBB, banyak usaha yang menutup gerainya sehingga memicu masyarakat untuk belanja secara online," tutur Budiyanto saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (25/6).

Ia menambahkan, lonjakan pengiriman berasal dari Jakarta dan sekitarnya dengan tujuan ke seluruh Indonesia. Pasalnya, hampir seluruh marketplace dan toko online memang berbasis di wilayah Jabodetabek. Akan tetapi, sejak PSBB transisi diterapkan, jumlah kiriman paket dari segmen e-commerce berangsur-angsur kembali ke angka normal.

Sebaliknya, kiriman paket dari segmen korporasi selama masa PSBB sedikit turun. Mengingat, mayoritas kantor menerapkan kebijakan work from home (WFH) sehingga pengiriman paket dari klien perusahaan otomatis berkurang.

Melihat pencapaian tersebut, Budiyanto memperkirakan, pendapatan SAP Express sepanjang tahun ini dapat tumbuh 20%-30%. "Meskipun begitu, prediksi tersebut sangat tentatif karena perekonomian Indonesia dan dunia terdampak signifikan oleh pandemi Covid-19," kata dia.

Sebagai gambaran, pada tahun 2019, SAP Express membukukan pendapatan Rp 394,77 miliar atau naik 71,77% dari pendapatan 2018 yang sebesar Rp 229,82 miliar. SAP Express juga mengantongi laba bersih Rp 39,51 miliar pada tahun lalu, dari rugi bersih Rp 31,07 miliar pada 2018.

Baca Juga: Tambah cabang dan armada baru Satria Antaran Prima (SAPX) anggarkan capex Rp 35 M

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Rahasia Banjir Order dari Digital Marketing Sukses Berkomunikasi: Mempengaruhi Orang Lain Batch 3

[X]
×