kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Sektor infrastruktur seret indeks ke zona merah


Senin, 01 November 2010 / 12:44 WIB
Sektor infrastruktur seret indeks ke zona merah
ILUSTRASI. Wells Fargo Bank


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meski pada awal perdagangan indeks dibuka menguat, namun di sesi I, indeks akhirnya berhenti di zona merah yakni di level 3.624,772 atau melemah 0,29%.

Indeks memerah lantaran sektor infrastruktur anjlok 2,62% atau 22,144 poin disusul koreksi 1,1% pada sektor industri dasar. Tercatat hanya empat sektor yang mengalami penguatan diantaranya sektor keuangan dan pertanian.

Transaksi selama sesi satu yakni RP 2,577 triliun atau setara dengan 2,2 miliar saham. Sebanyak 97 saham turun, 92 naik, dan 71 tak berubah.

Beberapa saham yang masuk deretan top lossers yakni PT Pembangunan Graha Lestari (PGLI) anjlok 23,53% ke Rp 52, T Arpeni Pratama Ocean (APOL) turun 10,9% ke Rp 162, PT Allbond Makmur Usaha (SQMI) turun 8,5% ke Rp 140, dan PT Pelangi Indah Canindo (PICO) turun 7,5% ke Rp 185.

Sedangkan saham top gainers yang berhasil menahan kejatuhan indeks yakni PT Alfa Retailindo (ALFA) naik 23,8% ke Rp 2.600, PT Sumalindo LEstari (SULI) naik 15,6% ke Rp 170, PT Bank Tabungan Pensiun Negara (BTPN) naik 15,3% ke Rp 15.000, dan PT Bentoel international (RMBA) naik 11,9% ke RP 940

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×