kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sejalan, rupiah Jisdor juga menguat 0,15% ke Rp 14.239 per dolar AS pada Senin (6/9)


Senin, 06 September 2021 / 15:40 WIB
ILUSTRASI. Rupiah menguat terhadap dolar AS./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di Rp 14.239 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (6/9), menguat 0,15% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 14.261 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 14.223 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Senin (6/9), menguat 0,28% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 14.263 per dolar AS.

Di Asia, rupiah bersama beberapa mata uang lainnya, yakni dolar Taiwan yang menguat 0,27%, baht Thailand yang menguat 0,19%, won Korea menguat 0,04% dan yuan China yang menguat 0,02% terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS. Pesso Filipina memimpin pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan pelemahan 0,24%, disusul yen Jepang yang melemah 0,16%, dolar Singapura melemah 0,09%, rupee India melemah 0,08%, dolar Hong Kong melemah 0,03% dan ringgit Malaysia melemah 0,01% terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 92,27, naik dari akhir pekan lalu yang ada di 92,03.

Selanjutnya: Rupiah spot menguat 0,28% ke Rp 14.223 per dolar AS di akhir perdagangan Senin (6/9)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×