kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Secara teknikal emas masih berpotensi menguat


Jumat, 25 Agustus 2017 / 21:40 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Emas masih berpeluang melanjutkan tren penguatan. Walaupun saat ini pergerakannya relatif datar karena menanti hasil pertemuan bank sentral global di Jackson Hole, tetapi secara teknikal harganya berpotensi terus menguat.

Deddy Yusuf Siregar, Analis PT Asia Tradepoints Futures mengatakan, sekarang ini sebagian besar indikator masih memberi sinyal penguatan. Seperti posisi harga yang tengah bergulir di atas garis moving average (MA) 50, MA 100 dan MA 200. Kemudian relative strength index (RSI) juga berpeluang menguat di level 59 dan indikator moving average convergence divergence (MACD) begerak di area positif.

“Peluang pelemahan hanya diperlihatkan dari indikator stochastic di area 40,” terangnya kepada KONTAN, Jumat (25/8).

Namun sayangnya meski indikator teknikal didominasi sinyal positif, ia justru memperkirakan emas akan terkoreksi sampai pekan depan. Untuk Senin (28/8), Deddy memprediksi harga emas akan bergerak di kisaran US$ 1.279 – US$ 1.300 per ons troi. 

Sedangkan Putu memperkirakan kalau pidato Gubernur The Fed, Janet Yellen tidak signifikan pada Senin (28/8) emas akan bergerak di kisaran US$ 1.280 – US$ 1.295 per ons troi. Kemudian sepekan berikutnya karena dipengaruhi data tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi pergerakannya akan berada di kisaran US$ 1.268 – US$ 1.300 per ons troi.

“Sekarang ini yang berpotensi menekan harga emas hanya tinggal meredanya ketegangan politik AS dan kondisi geopolitik global,” kata Putu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×