kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

SCMA bagikan dividen Rp 73 per saham


Kamis, 18 Mei 2017 / 14:06 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Perusahaan media, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) membagikan dividen tahun buku 2016 dengan nilai sebesar Rp 73 per saham. Keputusan tersebut diambil setelah disepakati pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (18/5).

Rinciannya, dividen interim sebesar Rp 55 per saham yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 22 Desember 2016. Sedangkan dividen final sebesar Rp 18 per saham, akan diambil dari laba bersih emiten pada tahun buku 2016.

Sedangkan sisa laba bersih tersebut, menjadi laba ditahan. Dengan besaran dividen tahun buku 2016 tersebut, SCMA memiliki dividend yield sebesar 2,55%. Manajemen juga menyisihkan dana sebesar Rp 1 miliar sebagai cadangan wajib perusahaan.

"Total dividennya merupakan 71% dari dividend payout ratio," kata Sutanto Hartono, Direktur Utama SCMA usai RUPST di Jakarta, Kamis (18/5).

Sebagai catatan, pada tahun lalu, SCMA membukukan pendapatan sebesar Rp 4,52 triliun. Angka tersebut naik 6,75% bila dibandingkan dengan pendapatan 2015 sebesar Rp 4,24 triliun.

Laba bersih SCMA pada 2016 tercatat sebesar Rp 1,5 triliun. Angka ini menurun tipis sebesar 1,48% bila dibandingkan dengan laba bersih tahun 2015 yang tercatat sebesar Rp 1,52 triliun.

Dengan dividend payout ratio sebesar 71%, artinya total dividen tunai yang dibagikan atas tahun buku 2016 yakni sebesar Rp 1,06 triliun. Sedangkan sisa laba bersih menjadi laba ditahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×