kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Samudera Indonesia (SMDR) Bakal Stock Split, Begini Rekomendasi Analis


Rabu, 02 November 2022 / 19:01 WIB
Samudera Indonesia (SMDR) Bakal Stock Split, Begini Rekomendasi Analis
Foto udara Kapal MV Amanah Morowali yang tengah berlabuh jangkar sekitar empat mil laut di perairan Laut Jawa, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, (19/10/2021). Samudera Indonesia (SMDR) Bakal Stock Split, Begini Rekomendasi Analis


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) berencana melakukan pemecahan nilai saham alias stock split. Nilai sahamnya akan dipecah dengan rasio 1:5 sehingga nantinya nilai nominal saham akan menjadi Rp 5 per saham.

Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana berpandangan, dengan stock split harga saham SMDR akan semakin menarik. Apalagi mengingat fundamental perseroan yang bergerak progresif bertumbuh.

Sebagai pengingat, per kuartal III-2022 pendapatan jasa SMDR melesat 92,87% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi US$ 853,93 juta. Di periode yang sama, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk SMDR melonjak 232,87% secara tahunan menjadi US$ 171,53 juta.

Wawan menjelaskan, menarik tidaknya sebuah saham umumnya dilihat dari tiga hal. Yakni, fundamental perusahaan, prospek perusahaan, dan likuiditasnya.

Baca Juga: Samudera Indonesia (SMDR) Semakin Yakin Target Kinerja Tahun Ini Terlampaui

Untuk prospeknya, ia menilai SMDR memiliki outlook positif. "Karena secara sektoral, transportasi logistik menjadi salah satu yang diuntungkan dengan dibukanya aktivitas masyarakat," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (2/11).

Dari dua faktor tersebut, Wawan menilai investor masih bisa masuk. Terlebih secara valuasi, saham SMDR masih murah.

 

Dijelaskannya, saat ini rata-rata PER industri transportasi logistik sebesar 8 kali dan PBV sebesar 2,8 kali. Adapun PER SMDR saat ini sebesar 2,17 kali dengan PBV sebesar 1,21 kali.

Baca Juga: Kinerja Saham Sejumlah Emiten Farmasi Masih Tersungkur, Saatnya Koleksi?

Dengan valuasi yang masih murah, ia menilai saham SMDR memiliki potensi upside sebesar 15% secara konservatif. Dengan begitu, target harga SMDR dinilai berada dikisaran Rp 2.700 per saham.

"Namun, investor tetap harus memperhatikan likuiditasnya," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×