kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Samudera Indonesia akuisisi dua perusahaan


Rabu, 20 Desember 2017 / 07:45 WIB
Samudera Indonesia akuisisi dua perusahaan


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) melanjutkan ekspansi bisnis pada tahun depan. Pada Januari 2018, SMDR menargetkan menyelesaikan akuisisi dua perusahaan. Emiten ini juga bersiap ikut tender pengelolaan Pelabuhan Patimban.

SMDR mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar US$ 150 juta pada tahun depan. Sebanyak 35% capex untuk akuisisi dua perusahaan, yang ditargetkan rampung Januari 2018. Jadi, total nilai akuisisi dua perusahaan itu sekitar US$ 52,5 juta.

Perusahaan yang menjadi incaran SMDR adalah PT Perusahaan Bongkar Muat Olah Jasa Andal (OJA). OJA adalah anak usaha PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) yang menjalankan jasa bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok.

SMDR juga mengincar perusahaan cold storage Adib Cold Storage. Perusahaan ini adalah anak usaha Adib Corps. Adib Cold Storage adalah perusahaan yang berbasis di Jakarta. Selain menyediakan jasa transportasi dan pergudangan berpendingin, Adib menjual berbagai bahan pangan segar dan olahan.

Sejatinya, SMDR menjadwalkan akuisisi OJA rampung Desember 2017. Tapi Direktur SMDR Bani Mulia menyatakan, hingga kini SMDR masih menunggu lampu hijau PT Pelindo II sebagai pemilik fasilitas di Pelabuhan Tanjung Priok. Dus, akuisisi OJA ditargetkan rampung pada 2018.

Dengan mengakuisisi OJA, kapasitas terminal SMDR akan bertambah dari sekitar 1 juta twenty-foot equivalent units (TEUs) menjadi mendekati 1,4 juta TEUs per tahun. "Pembayaran keduanya berlangsung tahun depan. Alokasinya lebih besar untuk akuisisi OJA," ungkap Bani kepada KONTAN, Senin (18/12).

Sedangkan proses akuisisi Adib Cold Storage sudah deal dan tinggal closing. "Mudah-mudahan bisa selesai di Januari," lanjut Bani.

Selain akuisisi dua perusahaan tersebut, SMDR akan melanjutkan rencana ikut serta dalam lelang operator Pelabuhan Patimban, Subang Jawa Barat. Saat ini, SMDR telah menyiapkan US$ 45 juta atau 30% dari capex tahun 2018. "Target pemerintah Patimban beroperasi pada 2019, berarti dalam waktu dekat harus tender," ungkap Bani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×