kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Saham turun, ini komentar bos BBCA


Selasa, 22 April 2014 / 19:13 WIB
ILUSTRASI. Logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa 922/4) saham PT Bank Central Asia (BBCA) melorot 1,12% menjadi Rp 11.050. Penurunan saham BBCA ini terjadi sehari setelah bank swasta terbesar di Indonesia ini tersangkut masalah kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, penurunan saham itu dianggap masih wajar oleh Presiden Direktur BBCA Jahja Setiaatmadja. Menurutnya, harga saham bisa naik dan bisa turun tanpa harus dipengaruhi kasus hukum yang kini menyeret BBCA.

"Saham naik turun, biasa. Setiap hari bisa naik dan bisa turun," kata Jahja di Gedung Menara BCA, Jakarta, Selasa (22/4). Sebagaimana diketahui, penurunan saham BBCA terjadi sehari setelah mantan Direktur Jenderal Pajak Hadi Poernomo ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Hadi Poernomo diduga menyalahgunakan kewenangan dengan menerima permohonan keberatan pajak yang diajukan BCA pada tahun 2002-2004.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×