kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.009   11,00   0,06%
  • IDX 6.068   -79,81   -1,30%
  • KOMPAS100 787   -11,51   -1,44%
  • LQ45 605   -7,26   -1,19%
  • ISSI 209   -2,98   -1,40%
  • IDX30 336   -3,38   -1,00%
  • IDXHIDIV20 424   -2,65   -0,62%
  • IDX80 90   -1,27   -1,39%
  • IDXV30 114   -1,24   -1,07%
  • IDXQ30 109   -0,65   -0,59%

Saham turun, ini komentar bos BBCA


Selasa, 22 April 2014 / 19:13 WIB
ILUSTRASI. Logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa 922/4) saham PT Bank Central Asia (BBCA) melorot 1,12% menjadi Rp 11.050. Penurunan saham BBCA ini terjadi sehari setelah bank swasta terbesar di Indonesia ini tersangkut masalah kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, penurunan saham itu dianggap masih wajar oleh Presiden Direktur BBCA Jahja Setiaatmadja. Menurutnya, harga saham bisa naik dan bisa turun tanpa harus dipengaruhi kasus hukum yang kini menyeret BBCA.

"Saham naik turun, biasa. Setiap hari bisa naik dan bisa turun," kata Jahja di Gedung Menara BCA, Jakarta, Selasa (22/4). Sebagaimana diketahui, penurunan saham BBCA terjadi sehari setelah mantan Direktur Jenderal Pajak Hadi Poernomo ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Hadi Poernomo diduga menyalahgunakan kewenangan dengan menerima permohonan keberatan pajak yang diajukan BCA pada tahun 2002-2004.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×