kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Saham turun, ini komentar bos BBCA


Selasa, 22 April 2014 / 19:13 WIB
Saham turun, ini komentar bos BBCA
ILUSTRASI. Logo PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa 922/4) saham PT Bank Central Asia (BBCA) melorot 1,12% menjadi Rp 11.050. Penurunan saham BBCA ini terjadi sehari setelah bank swasta terbesar di Indonesia ini tersangkut masalah kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, penurunan saham itu dianggap masih wajar oleh Presiden Direktur BBCA Jahja Setiaatmadja. Menurutnya, harga saham bisa naik dan bisa turun tanpa harus dipengaruhi kasus hukum yang kini menyeret BBCA.

"Saham naik turun, biasa. Setiap hari bisa naik dan bisa turun," kata Jahja di Gedung Menara BCA, Jakarta, Selasa (22/4). Sebagaimana diketahui, penurunan saham BBCA terjadi sehari setelah mantan Direktur Jenderal Pajak Hadi Poernomo ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Hadi Poernomo diduga menyalahgunakan kewenangan dengan menerima permohonan keberatan pajak yang diajukan BCA pada tahun 2002-2004.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×